Sekolah di Rumah

Fitrah Manusia

Kata fitrah dalam bahasa Arab mempunyai turunan arti belahan (syiqah), muncul (thulu), kejadian (al ibtida), dan penciptaan (kalqun).  Definisi fitrah dimaknai sebagai sesuatu yang suci dan potensi.  Secara etimologis asal kata fitrah diartikan perangai, tabiat, kejadian, asli, agama, ciptaan.

Kata fitrah dengan berbagai turunanya disebut dalam Quran sbenyak 28 kali.  Jika dihubungkan dengan manusia, maka yang dimaksud dengan fitrah adalah apa yang menjadi kejadian dan bawaan manusia sejak lahir atau keadaan semula jadi.

Maka Didiklah Anakmu sesuai dengan FITRAHNYA

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas)fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.  Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.  (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.” (QS Ar Ruum ayat 30).

Tidak ada seorang bayipun dilahirkan kecuali dalam keadaan fitrah (yang suci).  Maka orang tuanyalah yang menjadikan anak itu Yahudi, Nasrani, atau Majusi”.

Mengenal fitrah dasar merupakan keniscayaan dalam upaya mendidik anak karena terdapat fokus utama yang perlu menjadi perhatian di setiap fitrah dasar anak.

***

Metode Montessori mengenal istilah “kecenderungan manusia” (the tendencies of man) yaitu Semua manusia memiliki naluri atau ‘kecenderungan’ yang membantu kita memenuhi kebutuhan dasar.  Kecenderungan ini merupakan potensi untuk menjadi siapa kita nantinya yang bergantung pengalaman awal.  Jika kecenderungan bisa berkembang, maka akan sepenuhnya akan berjalan dengan baik.  Maria Montessori mengidentifikasi kecenderungan yang berbeda dan berguna bagi kehidupan.  Kecenderungan ini perlu ditawarkan kepada anak dalam bentuk stimulasi agar.  Berikut beberapa kecenderungan manusia menurut Maria Montessori :

  1. Eksplorasi
  2. Keteraturan
  3. Bersosialisasi
  4. Komunikasi
  5. Abstraksi
  6. Keingintahuan
  7. Perhitungan
  8. Pengulangan
  9. Konsentrasi
  10. Kontrol diri
  11. Kesempurnaan
  12. Kreativitas
  13. Kemandirian
  14. Kerja

Kecenderungan beroperasi di seluruh kehidupan manusia dan bersifat universal.  Manusia hana perlu mencarinya dalam bentik perilaku sehari-hari karena kecenderungan ini ada sesak lahit dan berlanjut hingga tahar perkembangan selanjutnya.  Kecenderungan ini tidaklah muda bagi seorang anak meski anak selalu mengikuti kecenderungan ini.  Diperlukan bimbingan orang dewasa menuntuk kecenderungan itu ke arah yang benar.

Kecenderungan mendorong anak untuk belajar, untuk memperbaiki diri, untuk menguasai pengetahuan.  Karena kecenderungan adalah panduan batin dan bisa dipercaya untuk membantu belajar tentang kebenaran dari keberadaan manusia.  

Ketika kecenderungan diblokir atau dicegah untuk diwujudkan, anak akan menunjukkan kemarahan, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, kekerasan yang berlebihan atau rasa malu yang berlebihan“. 

Bacaan:

  1. Buku Fitrah Based Education
  2. Buku Home Educator
  3. Modul Diploma Montessori

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *